Cinta Palsu Pada Rasulullah Khazzanah Tour

Paket Umroh Promo Khazzanah Tour
0813 8418 1574
0857 1584 4127

Jl. Terusan Igusti Ngurah Rai No. 06
Pondok Kopi - Jakarta Timur 13460

Pt.Galih Tunggal Perkasa

Promo Cinta Palsu Pada Rasulullah


~ Yaa Allah Ridhoi Kami Menunaikan Panggilanmu ~

Khazzanah Tour Travel Khazzanah Tour Travel Khazzanah Tour Travel

Program Umrah Promo Ekonomis Januari s.d Maret 2017 Hanya Rp.18 Juta
Biaya Program Umrah Khazzanah Tour, Program Umrah Plus Turki Promo Hanya $2500/pax 15 hari Daftar Segera !!!!....
Kami Selalu Berusaha Memberi Yang Terbaik Untuk Para Tamu Allah

Khazzanah Tour Travel Paket Umroh Promo
Paket Umroh Promo Desember

Cinta Palsu Pada Rasulullah

Bulan Kelahiran Rasulullah

Umroh Sunnah Rosul

Dalam penanggalan kalender Hijriyyah atau qomariyah yang biasa digunakan dalam penanggalan kalender dalam islam dimana perhitungan tahunnya dimulai dari Hijrahnya Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wasallam, meski sebenarnya nama – nama bulan seperti Muharram sampai djulhijjah pada zaman jahiliyah sudah ada tetapi perhitungan tahun belum digunakan karena biasanya tahun – tahun pada zaman itu dinamakan dengan kejadian – kejadian besar yang terjadi, seperti halnya tahun kelahiran Nabi Muhammad Sallallahu alaihi wasallam yang dinamakan Tahun Gajah ( A’mul Fiil ) dimana nama ini di ambil karna peristiwa besar yang terjadi saat itu adalah ketika Ka’bah ingin dihancurkan oleh seorang raja bernama Abrahah yang dalam armadanya banyak menggunakan gajah, dan saat itu bangsa arab yang ada di makkah bukanlah tandingan sang raja jika terjadi perang, maka itu banyak penduduk makkah yang mengungsi keluar kota mekkah saat penghancuran ka’bah, tetapi dengan karunia dan kebesaran Allah Tsubhanahu Wataala Rabb sang pemilik ka’bah yang mengirik pasukan burung ababil yang membawa batu panas dan menjatuhkannya pada pasukan Raja Abrahah, dan setiap yang terkena batu panas itu tubuh nya terbakar dan mati, maka terjadi kepanikan diantara pasukan  sang raja dan melarikan diri, dan tercatat dalam sejarah bahwa ang raja tewas terkena batu panas yang dilemparkan burung – burung ababil, kejadian ini di abadikan dalam surah Al Fiil “ Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Rabb mu telah bertindak terhadap Pasukan bergajah? Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka itu sia-sia? dan Dia ( Allah ) mengirimkan kapada mereka burung- burung  yang berbondong-bondong, yang melempari mereka dengan batu dari tanah yang terbakar, lalu Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan ulat ”  ( Surah Al-Fiil : ayat 1-5).

Lebih Mengingat Rasul Dibulan Maulid

Saat ini kita sudah memasuki Bulan Rabiul Awwal dimana pada Bulan ini lah lahirnya Nabi Mulia Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam dan pada bulan ini banyak diantara umat islam berusaha untuk lebih mengamalkan sunnah – sunnah yang di ajarkan rasulullah, ada yang menyantuni anak yatim dengan dasar bahwasanya rasulullah sangat menyayangi anak- anak yatim, ada yang memperbanyak bersholawat, ada pula yang mengadakan tabligh akbar maulid nabi, meski ada perdebatan dalam hal ini tetapi menurut saya selama kita tidak memahami sesuatu secara Extrim dan hal ini tidak bertentangan dengan apa yang menjadi syariat hal itu sah –sah saja, saat kita menjadikan sesuatu sebagai momentum untuk meningkatkan amalan – amalan baik yang diajarka oleh rasulullah, meski tidak dipungkiri ada sebahagian dari kita ( umat islam ) yang melakukan nya dengan keliru.

Di bulan Maulid ( Rabiul Awwal ) mari kita refresh lagi untuk mengingat perjuangan Rasulullah Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam pada awal perjuangan nya dimana banyaknya cobaan yang dialami bersama para sahabatnya dari gangguan kaum kafir Quraisy dengan gangguan fisik maupun tekanan yang dilakukan pada sahabat – sahabat mulia pada awal kenabian, dimana dengan keimanan mereka tak goyah meski disiksa secara fisik dan dikucilkan, dan coba lagi kita mengingat bagaimana para sahabat dimasa kejayaan Islam yang menghidupkan / mendawamkan Sunnah yang di ajarka oleh Rasulullah meski banyak diantara mereka adalah orang – orang yang sangat kaya dan sibuk, tetapi mereka selalu bias meluangkan waktu untuk menghidupkan Sunnah – Sunnah Rasul.
Cinta kita pada Rasulullah adala bukti bahwa kita adala orang yang pandai bersyukur karena dialah manusia yang paling berpengaruh terhadap peradaban dunia yang membawa risalah dari Allah sebagai penyempurna agama Tauhid yang dibawa Rasul terdahulu dan sampailah risalah itu pada kita, sebagai umat islam mungkin kita merasa mencintai Rasulullah Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam terbukti bagaimana marahnya umat islam sedunia tatkala ada yang menghina Rasulullah, yang menjadi permasalahan apakah hanya sebatas itu, dan sebenarnya bagaimana cara mencintai Rasul dan apa Buktinya bahwa Kita mencintai Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam.

Cara Mencintai Rasulullah

Banyak Ulama mengajarkan bahwa jika memang kita mencintai Raulullah kita harus memegang teguh Syariat yang dibawanya / Syariat Islam dan menghidupkan Sunnah – Sunnah yang diajarkan nya, dari mulai Sholat Sunnah yang Muakkad maupun Ghairu Muakkad, Puasa Sunnah, dan Ibadah – Ibadah Sunnah lain nya seperti mengerjakan Ibadah Umroh ,banyak bersedekah, menyantuni anak yatim, banyak berzikir ber sholawat, memperbaiki silaturrahim, dan banyak lagi. Dan setelah mengetahui hal ini saya merasa selama ini cinta Saya Palsu pada Rasulullah “astaghfirullah hal adzim” bagaimana kita merasa bahwa kita mencintai Rasulullah jika kita masih suka menabrak larangan dan meninggalkan yang diwajibkan dalam Syariat Allah yang dibawanya sebagai utusan.

Ternyata Cintaku Palsu


Sebelum nya saya mohon maaf pada para pembaca karena ini lebih untuk saya sendiri yang merasa tersentil saat mengetahui banyak teman yang coba lebih menghidupkan Sunnah Rasul dibulan Robiul Awal ini. dan saya merasa belum ada salah satu pun Sunnah Rasul yang saya dawamkan. Artikel Terkait


web directory Umroh November 2016

Cinta Palsu Pada Rasulullah Promo

Afiliasi Khazzanah Tour Travel Umroh Promo